ISOLASI KAFEIN DARI DAUN TEH PDF

Thank you for interesting in our services. We are a non-profit group that run this website to share documents. We need your help to maintenance this website. Please help us to share our service with your friends.

Author:Taugore Gorr
Country:Oman
Language:English (Spanish)
Genre:Relationship
Published (Last):10 April 2017
Pages:97
PDF File Size:14.84 Mb
ePub File Size:4.32 Mb
ISBN:953-3-67947-901-1
Downloads:1645
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Nabar



Thank you for interesting in our services. We are a non-profit group that run this website to share documents.

We need your help to maintenance this website. Please help us to share our service with your friends. Share Embed Donate. Endang Widiastuti, M. Gambar 1. Stuktur Kaffein Secara ilmiah, efek langsung dari kafein terhadap kesehatan sebetulnya tidak ada, tetapi yang ada adalah efek tak langsungnya seperti menstimulasi pernafasan dan jantung, serta memberikan efek samping berupa rasa gelisah neuroses , tidak dapat tidur insomnia , dan denyut jantung tak berarturan tachycardia.

Semua istilah tersebut samasama merujuk pada senyawa kimia yang sama. Tidak seperti zat psikoaktif lainnya, kafeina legal dan tidak diatur oleh hukum di hampir seluruh yuridiksi dunia.

Sumber utama kafeina dunia adalah biji kopi. Secara umum, satu sajian kopi mengandung sekitar 40 mg 30 mL espresso varietas arabica kafeina, sampai dengan mg kafeina untuk satu cangkir mL kopi.

Umumnya, kopi dark-roast memiliki kadar kafeina yang lebih rendah karena proses pemanggangan akan mengurangi kandungan kafeina pada biji tersebut. Kopi varietas arabica umumnya mengandung kadar kafeina yang lebih sedikit daripada kopi varietas robusta.

Teh merupakan sumber kafeina lainnya. Walaupun teh mengandung kadar kafeina yang lebih tinggi daripada kopi, umumnya teh disajikan dalam kadar sajian yang jauh lebih rendah. Kandungan kafeina juga bervariasi pada jenis-jenis daun teh yang berbeda. Warna air teh bukanlah indikator yang baik untuk menentukan kandungan kafeina. Kafeina juga terkandung dalam sejumlah minuman ringan seperti kola.

Minuman ringan biasanya mengandung sekitar 10 sampai 50 miligram kafeina per sajian. Namun, efektivitas produk-produk seperti itu belumlah dibuktikan, karena kafeina tidak akan dengan mudah terserap melalui kulit. Zat cair yang mula-mula melarutkan solut disebut sebagai diluent, sedangkan zat cair yang dikontakkan dengan solut disebut solvent. Solvent harus memiliki sifat tidak dapat larut atau dapat larut di dalam diluent tetapi dalam jumlah yang terbatas.

Ekstraksi selalu melibatkan dua tahapan proses, yaitu tejadinya kontak solvent dengan diluent sehingga komponen yang dapat larut solut berpindah ke solvent dan pemisahan larutan dari diluent sisa.

Produk yang mengandung konsentrasi solvent terbesar dan konsentrasi umpan cair terkecil disebut ekstrak, dan produk yang mengandung konsentrasi umpan cair terbesar dan konsentrasi solvent terkecil disebut rafinat Murtono, Ekstraksi merupakan salah satu metoda pemisahan berdasarkan kelarutan. Contoh ekstraksi ester dengan pelarut eter, dalam reaksi esterfikasi. Pembuatan Larutan Standar 0,1 gram kafein baku ditimbang, kemudian dilarutkan dengan menggunakan lar.

HCl 0,1 N sampai tepat mL Dari larutan induk dibuat variasi konsentrasi 2, 4, 6, 8, dan 10 ppm. Dan dibuat juga larutan blanko Larutan standar kafein dan larutan blanko diukur serapannya pada panjang gelombang maksimum. Dibuat kurva kalibrasi standar. Langkah Kerja Pengamatan 1. Penyaringan larutan teh Filtrat: Larutan berwarna hitam pekat Residu: Pengotor dalam teh 3.

Pemisahan larutan hasil ekstraksi Larutan yang berada dalam fasa bawah yaitu kafein dalam diklorometan Gambar dapat 5. Pembuatan larutan standar kafein Larutan tidak berwarna dengan variasi konsentrasi Tabel 2.

Pengukuran absorbans sampel Larutan sampel 1 ekstrak 1. Prinsip kerja dari percobaan ini adalah sejumlah tertentu sampel teh dilarutkan dalam air mendidih dan Natrium karbonat, kemudian diekstraksi dengan menggunakan diklorometan dan HCl hingga diperoleh senyawa kafein yang selanjutnya diukur menggunakan spektrofotometer UV pada panjang gelombang maksimum dengan dibandingkan dengan deret standar kafein sehingga kadar kafein dalam sampel dapat diketahui dengan mengektrapolasi dari kurva kalibrasi.

Pertama, untuk mengekstrak kafein dari daun teh menggunakan metode ekstraksi padatcair. Kafein yang terkandung dalam daun teh diekstrak menggunakan pelarut air. Kelarutan kafein semakin meningkat seiring bertambahnya suhu, sehingga digunakan air mendidih untuk mengekstrak kafein. Selain itu, penambahan Natrium karbonat berfungsi untuk memisahkan tanin dan kafein yang terkandung di dalam teh.

Tanin merupakan senyawa fenolik yang cukup asam, maka akan terjadi reaksi antara tanin dan Na2CO3. Kafein merupakan senyawa organik sehingga digunakan diklorometan untuk mengekstrak kafein dari air. Kafein yang berada di dalam air akan tertarik ke dalam diklorometan, sehingga kafein dapat dipisahkan dari zat-zat lain seperti tanin, dan lain-lain yang tidak larut di dalam diklorometan. Pada ekstraksi ini pelarut diklorometan beperan sebagai fasa kontinyu, dimana senyawa kafein yang terlarut dalam air diekstraksi dengan pelarut organik dan kafein yang ada di dalam air akan berpindah ke dalam diklorometan.

Kafein dalam diklorometan diekstraksi kembali dengan HCl menggunakan metode ekstraksi cair-cair. Kafein akan tertarik ke dalam pelarut polar. Ekstrak kafein dalam HCl diukur dengan spektrofotometer UV pada panjang gelombang maksimum ,8. Sehingga diperoleh konsentrasi ekstrak 1. Dan pada proses ekstraksi selanjutnya kadar kafein terus berkurang, hal ini menunjukkan bahwa ekstraksi optimum berada pada ekstrak 1.

Kimia Organik Edisi Ketiga. Jakarta: Erlangga. Konsep Dasar Kimia Analitik. Jakarta: UI Press Please fill this form, we will try to respond as soon as possible. Your name. Close Submit. Please copy and paste this embed script to where you want to embed Embed Script. Size px x x x x We need your help!

CAPRICE EN FORME DE VALSE PAUL BONNEAU PDF

We apologize for the inconvenience...

To browse Academia. Skip to main content. By using our site, you agree to our collection of information through the use of cookies. To learn more, view our Privacy Policy. Log In Sign Up.

SICK NT6 PDF

ISOLASI-KAFEIN

.

2330 TSMC PDF

Camellia sinensis

.

EMMA MALERAS PDF

.

Related Articles