ASKEP TRAUMA TUMPUL ABDOMEN PDF

Inefektif bersihan jalan napas berhubungan dengan peningkatan sekresi sekret dan penurunan batuk sekunder akibat nyeri dan keletihan. Perubahan kenyamanan : Nyeri akut berhubungan dengan trauma jaringan dan reflek spasme otot sekunder. Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan trauma mekanik terpasang bullow drainage. Hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan ketidakcukupan kekuatan dan ketahanan untuk ambulasi dengan alat eksternal.

Author:JoJonos Kajidal
Country:Timor Leste
Language:English (Spanish)
Genre:Spiritual
Published (Last):24 May 2013
Pages:484
PDF File Size:16.22 Mb
ePub File Size:3.54 Mb
ISBN:449-4-48430-378-9
Downloads:48605
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kazilkree



Posting Komentar. BAB I. Latar Belakang. Trauma toraks masih merupakan masalah yang sangat signifikan dari morbiditas dan mortalitas yang terjadi di Amerika Serikat.

Trauma toraks merupakan penyebab kematian dan diperkirakan sekitar Prevalensi umur paling banyak terjadi pada usia kurang dari 40 tahun. Sedangkan insiden penderita trauma toraks di Amerika Serikat diperkirakan 1 dari 4 kematian disebabkan karena trauma toraks. Di RS. Sedangkan di RS. Tujuan Penulisan.

Tujuan Umum. Mahasiswa dapat melakukan Asuhan Keperawatan pada klien dengan trauma dada, mengetahui konsep medis dari penyakit trauma dada.

Tujuan Khusus. Mahasiswa dapat mengetahui tentang pengertian, penyebab, klasifikasi, tanda dan gejala, patofisiologi, pemeriksaan penunjang, penatalaksanaan, serta proses keperawatan yang akan dijalankan.

Mahasiswa dapat mengidentifikasi Asuhan Keperawatan pada klien dengan trauma dada. Mahasiswa dapat mengidentifikasi pendidikan kesehatan yang diperlukan pada pasien yang dirawat dengan trauma dada. Agar makalah ini dapat menjadi bahan ajar bagi mahasiswa lainnya tentang berbagai hal yang berhubungan dengan Trauma Dada. Manfa a t Penulisan. Rumah Sakit. Klien dan Keluarga. Tenaga Kesehatan. Memperoleh pengalaman dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama pendidikan dalam penerapan asuhan keperawatan Trauma toraks dengan gangguan Kedaruratan system I.

BAB II. Konsep Dasar Medis. Trauma dada adalah abnormalitas rangka dada yang disebabkan oleh benturan pada dinding dada yang mengenai tulang rangka dada, pleura paru-paru, diafragma ataupun isi mediastinal baik oleh benda tajam maupun tumpul yang dapat menyebabkan gangguan system pernafasan.

Trauma thorax adalah luka atau cedera yang mengenai rongga thorax yang dapat menyebabkan kerusakan pada dinding thorax ataupun isi dari cavum thorax yang disebabkan oleh benda tajam atau bennda tumpul dan dapat menyebabkan keadaan gawat thorax akut. Trauma thorax adalah semua ruda paksa pada thorax dan dinding thorax, baik trauma atau ruda paksa tajam atau tumpul. Hudak, Trauma dada adalah trauma tajam atau tumpul thorax yang dapat menyebabkan tamponade jantung, pneumothorax, hematothorax, dan sebagainya FKUI, Penyebab utama cidera pada dada adalah kecelakaan kendaraan bermotor missal, sepeda motor atau mobil, pukulan benda-benda tumpul pada dada atau akibat terjatuh juga dapat menyebabkan cidera dada nonpenetrasi.

Luka penetrasi umumnya diakibatkan oleh tusukan senjata tajam atau luka akibat tembakan. Anatomi Fisiologi. Rongga Thorax.

Rongga Thorax tersusun atas jaringan tulang dan otot Muskuloskeletal , yang membentuk suatu rongga Cavum. Didalam rongga thorax terdiri dari beberapa organ vital yaitu ; jantung yang merupakan organ utama pada sistem kardiovaskuler, dan paru-paru yang juga merupakan organ utama pada sistem pernapasan.

Rangka thorax dibentuk oleh columna vertebralis, tulang costa, cartilago costa, dan sternum. Costa terdiri dari 12 pasang tulang rusuk, dimana dari 12 pasang tersebut terbagi menjadi : 7 pasang costa sejati, 3 pasang costa palsu, dan 2 pasang costa melayang.

Tulang-tulang tersebutlah yang melindungi cavum thorax dan beberapa organ didalamnya. Rongga ini dilapisi oleh tiga otot yang menyerupai dinding otot abdomen. Ketiga otot tersebut yaitu ;. Intercostalis Externus. Otot ini berjalan mengisi rongga intercostalis dari vertebra posterior sampai di perbatasan kostokondral di anerior, kemudian otot ini terus berjalan ke depan sebagai membran yang tipis, secara kasat mata, otot ini akan terlihat seperti huruf V.

Intercostalis Internus. Intercostalis Intima terdalam. Nervus intercostal adalah rami anterior primer dari n. Segmentalis torakalis. Hanya enam nervus teratas yang berjalan dalam rongga intercostalis, sisanya masuk ke dalam dinding anterior abdomen.

Nervus intercostal berjalan melewati 11 costa, sedangkan costa ke 12 dilewati oleh nervus subcosta. Adapun cabang-cabang Nervus Intercostalis adalah :. Intercostalis utama. Yang merupakan perkecualian adalah :.

Paru-paru merupakan sebuah alat tubuh yang sebagian besar terdiri dari. Menurut Tambayong , proses pernapasan dapat dibagi atas empat kriteria yaitu :. Pernafasan paru-paru merupakan pertukaran oksigen dan karbondioksida yang terjadai di paru-paru.

Ada 4 proses yang berhubungan dengan pernafasan paru-paru :. Menurut Martini. Otot jantung merupakan jaringan istimewa karena jika dilihat dari bentuk dan susunannya sama dengan otot serat lintang, dan cara kerjanya dipengaruhi oleh susunan saraf otonom atau diluar kemauan kita. Jantung terletak dirongga dada sebelah depan cavum mediastinum anterior , sebelah kiri bawah dari pertengahan rongga dada, diatas diafragma, dan pangkalnya terdapat dibelakang kiri antara costa V dan VI, dua jari dibawah papila mamae.

Pada tempat ini teraba adanya denyutan jantung yang disebut iktuscordis. Organ ini tersusun atas tiga lapisan, yaitu lapisan pembungkus Perycardium , lapisan otot Myocardium , dan lapisan terdalam Endocardium yang terdiri dari jaringan endotel atau selaput lendir yang melapisi permukaan rongga jantung.

Curah jantung adalah volume darah yang disemprotkan oleh setiap ventrikel setiap menit. Dua penentu curah jantung adalah kecepatan denyut jantung denyut per menit dan volume sekuncup volume darah yang dipompa per denyut. Pada keadaan normal fisiologis jumlah darah yang dipompakan oleh ventrikel kiri dan ventrikel kanan sama besarnya bila tidak demikian maka akan terjadi penimbunan darah di tempat tertentu, misalnya bila jumlah darah yang dipompakan ventrikel kanan lebih besar dari ventrikel kiri maka jumlah darah tidak dapat diteruskan oleh ventrikel kiri ke peredaran darah sistemik sehingga terjadi penimbunan darah di paru-paru.

Jumlah yang dipompakan ventrikel dalam satu menit disebut curah jantung dan jumlah darah yang dipompakan ventrikel pada setiap kali sistol disebut isi sekuncup.

Secara normal pada setiap sistol ventrikel tidak terjadi pengosongan total dari ventrikel, hanya sebagian dari isi ventrikel yang dikeluarkan. Preload adalah jumlah atau volume darah saat pengisian kembali ke atrium kanan melewati vena cava superior dan vena cava inferior sedangkan Afterload adalah jumlah atau volume darah dalam sekali pompa oleh ventrikel kiri keseluruh tubuh.

Tamponade Jantung. Disebabkan luka tembus toraks oleh benda tajam, traumatic atau spontan. Trauma dada diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu :. Trauma Tajam. Trauma Tumpul. Mekanisme Trauma Dada. Kerusakan yang terjadi merupakan akibat langsung dari penyebab trauma. Gaya perusak berbanding lurus dengan massa dan percepatan akselerasi sesuai dengan hukum Newton II Kerusakan yang terjadi juga bergantung pada luas jaringan tubuh yang menerima gaya perusak dari trauma tersebut.

Kerusakan yang terjadi akibat mekanisme deselerasi dari jaringan. Biasanya terjadi pada tubuh yang bergerak dan tiba-tiba terhenti akibat trauma.

Torsio dan rotasi. Akibat adanya deselerasi yang tiba-tiba, organ-organ tersebut dapat terpilin atau terputar dengan jaringan fiksasi sebagai titik tumpu atau porosnya.

Blast injury :. Seperti pada ledakan bom. Faktor yang mempengaruhi trauma dada. Sifat jaringan tubuh. Jenis jaringan tubuh bukan merupakan mekanisme dari perlukaan, akan tetapi sangat menentukan pada akibat yang diterima tubuh akibat trauma. Seperti adanya fraktur iga pada bayi menunjukkan trauma yang relatif berat dibanding bila ditemukan fraktur pada orang dewasa.

Atau tusukan pisau sedalam 5 cm akan membawa akibat berbeda pada orang gemuk atau orang kurus, berbeda pada wanita yang memiliki payudara dibanding pria, dsb.

Lokasi tubuh tempat trauma sangat menentukan jenis organ yang menderita kerusakan, terutama pada trauma tembus. Seperti luka tembus pada daerah pre-kordial. Arah trauma. Arah gaya trauma atau lintasan trauma dalam tubuh juga sangat mentukan dalam memperkirakan kerusakan organ atau jaringan yang terjadi.

Perlu diingat adanya efek "ricochet" atau pantulan dari penyebab trauma pada tubuh manusia. Seperti misalnya : trauma yang terjadi akibat pantulan peluru dapat memiliki arah lintasan peluru yang berbeda dari sumber peluru sehingga kerusakan atau organ apa yang terkena sulit diperkirakan.

Faktor Pencetus. Beberapa faktor pencetus yang dapat menimbulkan trauma dada antara lain:. Kontusio paru-cedera tumpul dada akibat kecelakaan kendaraan atau tertimpa benda berat. Pneumothorak terbuka akibat kekerasan tikaman atau luka tembak. Fraktu r tulang iga. Tindakan medis operasi. Pukulan daerah torak s. Tension pneumothorak-trauma dada pada selang dada, penggunaan therapy ventilasi mekanik yang berlebihan, penggunaan balutan tekan pada luka dada tanpa pelonggaran balutan.

ARPEGIOS LESSON FILETYPE PDF

Asuhan Keperawatan trauma dada

Injuri yang menyertai trauma pada dada Closed pneumothorax Open pneumothorax including sucking chest wound Tension pn eumothorax Pneumomediastinum Hemothorax Hemopneumothorax Laceration of vascular structures Tracheobronchial tree lacerations Esophageal lacerations Penetrating cardiac injuries Pericardial tamponade Spinal cord injuries Diaphragm trauma Int ra-abdominal penetration with associated organ injury. Dinding dada Flail Chest Segment of the chest that becomes free to move with the pressure changes of resp iration Three or more adjacent rib fracture in two or more places Serious chest wall injury with underlying pulmonary injury Reduces volume of respiration Adds to increased mortality Paradoxical flail segment movement Positive pressure ventilation can restore tid al volume. The point of insertion in the chest most commonly occurs on the side lateral th orax , at a line drawn from the armpit anterior axillary line to the side lat eral of the nipple in males, or to the side about 2 in [5 cm] above the stern oxiphoid junction lower junction of the sternum, or chest bone in females. Injuri Paru-paru Tension Pneumothorax Buildup of air under pressure in the thorax. Excessive pressure reduces effectiv eness of respiration Air is unable to escape from inside the pleural space Progr ession of Simple or Open Pneumothorax. Management of the Chest Injury Patient Open Pneumothorax High flow O2 Cover site with sterile occlusive dressing taped on three sides Pro gressive airway management if indicated. Diagnosa keperawatan 1.

HOLA 3486 PDF

Askep Colik Abdomen

Recommend Documents. Askep Tumor Intra Abdomen mndsmnk. Askep Tumor Intra Abdomen mndsmnkFull description. Askep Kolik Abdomen Kdm kdhasnFull description. Askep Trauma Abdomen Full description.

Related Articles