EKSTERNALITAS NEGATIF PDF

JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it. Menghitung eksternalitas negatif masyarakat akibat pencemaran air laut di pesisir pantai merak - cilegon melalui aplikasi averting behaviour methods. Author Kartiko, Briliyan Panji.

Author:Shaktizuru Tekus
Country:Portugal
Language:English (Spanish)
Genre:Science
Published (Last):11 September 2011
Pages:180
PDF File Size:3.64 Mb
ePub File Size:19.89 Mb
ISBN:541-1-67268-817-4
Downloads:69746
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Sagor



Pajak Pigovian atau Pajak Pigouvian adalah pajak yang dikenakan terhadap setiap kegiatan ekonomi yang menghasilkan eksternalitas negatif berupa biaya sosial yang tidak dihitung dalam harga pasar. Adanya eksternalitas negatif membuat biaya sosial dari suatu kegiatan pasar tidak ditanggung oleh dari pihak tersebut. Dalam kasus eksternalitas negatif, hasil pasar tidak efisien dan dapat menyebabkan konsumsi produk yang berlebihan. Sedangkan eksternalitas positif, yaitu manfaat yang dirasakan masyarakat berasal dari aktivitas pasar.

Pihak yang menerima manfaat sebaliknya tidak membayar kepada pihak yang menimbulkan eksternalitas. Banyak para ekonom menyarankan kebijakan subsidi Pigovian terhadap pemerintah untuk membantu konsumen membayar produk yang bermanfaat secara sosial dan mendorong peningkatan produksi. Penamaan pajak Pigovian berasal dari nama belakang ekonom Inggris Arthur Cecil Pigou — yang juga mengembangkan konsep eksternalitas ekonomi dan efek Pigou.

William Baumol berperan dalam mengembangkan konsep pajak Pigovian dalam sejarah pemikiran ekonomi modern pada tahun Pada , ekonom Inggris Arthur C.

Pigou menulis buku berjudul The Economics of Welfare. Ketika kepentingan sosial marginal menyimpang dari kepentingan pribadi marginal, pengusaha tidak memiliki kemauan untuk membayar biaya sosial marginal. Sebaliknya, Pigou berpendapat, jika suatu industri menghasilkan manfaat sosial marginal, individu yang menerima manfaat tidak memiliki kemauan untuk membayar layanan itu.

Pigou merujuk pada situasi ini sebagai kerugian secara sosial. Pigou memberikan banyak penjelasan tentang kerugian sosial yang tidak dikenakan biaya berupa pajak. Misalnya, jika seorang perusahaan membangun pabrik di tengah-tengah lingkungan yang ramai, pabrik tersebut menyebabkan kerugian yang tidak disengaja dan tidak diharapkan seperti polusi, kebisingan, dan kemacetan. Dia juga menjelaskan tentang usaha yang membuat dan menjual minuman beralkohol. Pigou berpendapat, karena kriminalitas timbul akibat dari konsumsi alkohol.

Dia menyarankan bahwa inilah alasan kebanyakan negara mengenakan pajak pada pembuatan dan penjualan minuman beralkohol. Untuk menangani kelebihan produksi yang menyebabkan eksternalitas negatif, Pigou merekomendasikan pajak yang dikenakan pada produsen yang melanggar aturan yang ditetapkan pemerintah. Produsen harus membayar untuk eksternalitas negatif yang dibuatnya. Ini secara efektif akan mengurangi jumlah produk yang dihasilkan sehingga mekanisme ekonomi kembali ke keseimbangan yang diharapkan pemerintah dan pihak swasta.

Diagram tersebut menjelaskan mekanisme pajak Pigovian. Pajak menggeser kurva biaya marjinal swasta yang naik bersamaan dengan jumlah eksternalitas. Jika pajak dikenai sebesar jumlah emisi yang dihasilkan dari pabrik, produsen memiliki kewajiban untuk mengurangi output ke tingkat optimal secara sosial.

Jika pajak berubah tergantung tingkat persentase emisi per unit produksi, produsen akan cenderung untuk mengubah proses atau teknologi menjadi lebih bersih.

Pajak Pigovian adalah metode yang biasa dipakai oleh pemerintah karena memiliki biaya transaksi yang relatif rendah terkait dengan implementasi. Metode lain seperti kebijakan subsidi yang diasumsikan bahwa pemerintah memiliki pengetahuan yang lengkap tentang mekanisme pasar, tetapi pada kenyataannya sering kali dapat menyebabkan tidak efisien dalam penerapan kebijakan subsidi.

Ekonom Ronald Coase berpendapat bahwa individu dapat mencapai kesepakatan dengan hasil yang efisien tanpa perlu pihak ketiga ketika biaya transaksi rendah.

Tetapi bila semakin banyak pihak yang ikut campur masalah rumah tangga tersebut dapat mengakibatkan hasil yang tidak efisien. Sebagian besar kritik terhadap pajak Pigovian terkait dengan penentuan besaran pajak dan cara penerapannya. Pigou dan Friedrich Hayek menunjukkan bahwa asumsi bahwa pemerintah dapat menentukan besaran biaya sosial marginal dari eksternalitas negatif.

William Baumol menyatakan bahwa pengukuran biaya sosial hampir tidak mungkin karena bersifat kualitatif atau abstak. Ronald Coase berpendapat bahwa semua biaya sosial bersifat timbal balik. Jadi setelah pajak ditetapkan, hasil besaran tersebut tidak boleh diubah. William Baumol berpendapat bahwa sangat sulit untuk mengukur biaya sosial dari eksternalitas apa pun, terutama karena banyak biaya yang bersifat psikologis dan individual.

Karena tidak mungkin untuk menemukan tingkat output yang optimal, tidak mungkin juga untuk menentukan tingkat pajak Pigovian yang optimal. Pada akhirnya, Baumol berpendapat bahwa solusi terbaik adalah menetapkan standar minimum pajak untuk eksternalitas negatif, dan menciptakan sistem pajak untuk mencapai standar minimum tersebut. Baumol menunjukkan bahwa pemerintah telah memiliki tradisi politik terkat menentukan standar nilai seperti upah minimum , sehingga solusi tersebut cukup diterima.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Bagian dari seri tentang Ekonomi lingkungan Konsep Akuntansi hijau Ekonomi hijau Perdagangan hijau Perdagangan ramah lingkungan Pekerjaan hijau Perusahaan ramah lingkungan Environmentalisme fiskal Keuangan ramah lingkungan Energi terbarukan Kebijakan Green New Deal Pariwisata berkelanjutan Pajak lingkungan Pengukuran bersih Pajak Pigovian Reformasi harga lingkungan Tarif lingkungan Dinamika Komersialisasi energi terbarukan Biaya pemangkasan marjinal Paradoks hijau Politik hijau Hipotesis surga polusi Karbon Ekonomi rendah karbon Bahan bakar karbon netral Netralitas karbon Harga karbon Perdagangan emisi Diet karbon Kredit karbon Pelunasan karbon Perdagangan emisi karbon Perdagangan karbon pribadi Pajak karbon Keuangan karbon Tarif feed-in Diet karbon Jarak makanan Masyarakat watt Jejak karbon l b s.

Daftar isi. Portal ekonomi. The Balance dalam bahasa Inggris. Diakses tanggal The Economics of Welfare. London: Macmillan. Quarterly Journal of Economics. The Journal of Law and Economics dalam bahasa Inggris.

Economica dalam bahasa Inggris. Hayek, F. The Australian Quarterly. The American Economic Review dalam bahasa Inggris. Kategori tersembunyi: CS1 sumber berbahasa Inggris en.

Ruang nama Halaman Pembicaraan. Tampilan Baca Sunting Sunting sumber Versi terdahulu. Komunitas Warung Kopi Portal komunitas Bantuan. Dalam proyek lain Wikimedia Commons. Halaman ini terakhir diubah pada 20 Maret , pukul Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

Bagian dari seri tentang. Akuntansi hijau Ekonomi hijau Perdagangan hijau Perdagangan ramah lingkungan Pekerjaan hijau Perusahaan ramah lingkungan Environmentalisme fiskal Keuangan ramah lingkungan Energi terbarukan. Komersialisasi energi terbarukan Biaya pemangkasan marjinal Paradoks hijau Politik hijau Hipotesis surga polusi. Ekonomi rendah karbon Bahan bakar karbon netral Netralitas karbon Harga karbon Perdagangan emisi Diet karbon Kredit karbon Pelunasan karbon Perdagangan emisi karbon Perdagangan karbon pribadi Pajak karbon Keuangan karbon Tarif feed-in Diet karbon Jarak makanan Masyarakat watt Jejak karbon.

IKAN TAMBAKAN PDF

Kegagalan pasar

JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it. Author Rahayu, Agustina. Metadata Show full item record. Abstract The increasing of population was related with the high demand through settlement area and transportation infrastructure. As a result, there was competition in the utilization of area where the area characteristic was fixed.

HERMANN SAMUEL REIMARUS PDF

Pajak Pigovian

Kegagalan pasar adalah suatu kondisi dimana pasar mengalami kegagalan dalam menyediakan kebutuhan pasar secara efisien atau ketimpangan antara produsen dan konsumen. Kegagalan pasar juga dapat diartikan sebagai kegagalan dari suatu institusi, yang berkaitan dengan pasar atau pengaturannya dalam menyokong aktivitas yang diperlukan juga menghentikan aktivitas yang tidak diperlukan dalam kegiatan pasar. Hal ini kemudian berdampak pada alokasi atau penggunaan yang tidak effisien. Kegagalan pasar dapat terjadi karena beberapa faktor misalnya: praktek monopoli atau oligopoli kartel , barang publik , eksternalitas , dan informasi yang tidak lengkap atau asimetris. Oleh karena itu, kebijakan yang tidak terpikirkan dengan baik oleh suatu pemerintah juga dapat membuat suatu pasar berjalan tidak efisien sehingga berujung pada kegagalan. Tinjauan tentang kegagalan pasar tidak terdapat pada ekonomi klasik , karena pada ekonomi klasik, suatu pasar diasumsikan memiliki instrumen yang sempurna dalam mengelola suatu sumber daya kebutuhan produksi. Namun pada akhirnya akan terlihat fenomena dalam F ekonomi, dimana pengelolaan sumber daya berkaitan dengan produk suatu pasar tidak dapat dijelaskan dengan baik oleh pemahaman ekonomi klasik, atau terdapat suatu pasar yang berjalan dengan sangat lambat sementara pasar lain memiliki kecenderungan perkembangan yang sangat pesat.

Related Articles